PEMALANG – Pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wiyorowetan, Kecamatan Ulujami, kini telah mencapai progres 100 persen. Proyek strategis yang diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi desa ini ditargetkan mulai beroperasi secara resmi pada akhir Maret 2026 mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, saat meninjau langsung kesiapan infrastruktur KDMP Desa Wiyorowetan didampingi Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif dan Kajari Pemalang Rina Idawani, Senin (2/3/2026).
Bupati Anom menjelaskan bahwa dari rencana tahap awal sebanyak 134 unit, sebanyak 80 unit koperasi di Kabupaten Pemalang telah rampung dibangun. Secara keseluruhan, program ini akan menyasar 212 desa dan 11 kelurahan, dengan target penyelesaian total sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Alhamdulillah Desa Wiyorowetan sudah selesai 100 persen. Sisanya masih dalam proses dan Insyaallah kita tuntaskan sebelum Idul Fitri,” ujar Bupati Anom.
Meski pembangunan fisik berjalan lancar, Bupati memberikan catatan tegas mengenai aspek pemeliharaan. Ia mengingatkan para pengurus desa dan pengelola koperasi agar tidak abai terhadap detail-detail kecil seperti kebersihan, instalasi listrik, hingga penataan lingkungan.
“Membangun itu mudah, tapi merawat itu tantangan sesungguhnya. Hal-hal kecil seperti sampah, kabel berantakan, atau lampu mati harus diperhatikan. Jika ingin maju, manajemennya harus rapi sejak awal,” tegasnya.
Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif menambahkan, peresmian KDMP Wiyorowetan menunggu terpenuhinya kuota nasional pembentukan 3.000 koperasi. Saat ini, angka nasional baru mencapai sekitar 2.700 unit, sehingga target peresmian serentak diperkirakan jatuh pada akhir Maret.
KDMP diharapkan menjadi wadah keterlibatan masyarakat secara luas dalam aktivitas bisnis desa. Dengan prinsip “dari kita, oleh kita, dan untuk kita”, koperasi ini diposisikan sebagai motor penggerak ekonomi yang manfaatnya kembali langsung kepada anggota dan warga sekitar.

















