PEMALANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, resmi dinyatakan tuntas dengan capaian 100 persen. Penutupan program strategis ini ditandai dengan penandatanganan naskah hasil pembangunan oleh Wakil Bupati Nurkholes dan Dansatgas TMMD Letkol Inf. Muhammad Arif, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Dusun Kemangmang tersebut menjadi simbol keberhasilan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini fokus pada pemerataan ekonomi melalui akses jalan yang layak.
Dansatgas TMMD, Letkol Inf. Muhammad Arif, dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro menekankan bahwa pembangunan dari desa adalah strategi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa depan. Pembangunan dari desa merupakan pondasi pembangunan nasional,” tegas Letkol Arif di hadapan peserta upacara.
Sekretaris Operasi TMMD Kodim 0711/Pemalang, Kapten Arm Eko Budiharjo, melaporkan bahwa selama 30 hari pengerjaan (10 Februari – 11 Maret 2026), berbagai sasaran fisik telah rampung sepenuhnya, meliputi:
-
Pengaspalan jalan sepanjang 1.360 meter dengan lebar 2,8 meter.
-
Pembangunan dua titik talud pengaman jalan.
-
Rehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Anggaran dan Partisipasi Masyarakat
Program ini menelan anggaran total sebesar Rp681 juta, yang merupakan kolaborasi dari APBD Provinsi Jawa Tengah (Rp264 juta) dan APBD Kabupaten Pemalang (Rp417 juta). Keberhasilan ini tidak lepas dari keterlibatan 95 personel tim teknis serta partisipasi aktif warga Desa Surajaya yang bahu-membahu dalam pengerjaan fisik setiap harinya.
Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung I juga menyentuh aspek nonfisik melalui rangkaian penyuluhan. Masyarakat dibekali edukasi mengenai wawasan kebangsaan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga sosialisasi pencegahan stunting dan penanggulangan bencana.
Melalui selesainya program ini, Pemkab Pemalang berharap akses transportasi di Desa Surajaya semakin lancar, sehingga mampu memangkas biaya logistik hasil pertanian dan meningkatkan denyut nadi perekonomian warga setempat.

















