PEMALANG – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Pemalang mengakibatkan sejumlah desa dan kelurahan di kawasan Pantura terendam banjir. Merespons kondisi darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung menerjunkan bantuan logistik ke lokasi terdampak, Kamis (5/2/2026).
Pj. Sekda Pemalang, Endro Johan Kusuma, menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi. Saat meninjau Dapur Umum di Balai Desa Kendalrejo, ia menyerahkan bantuan bahan baku pangan secara simbolis.
“Kita suplai bahan baku pangan yang nanti digunakan untuk kesediaan pangan bagi warga yang terkena dampak,” ujar Endro.
Selain Desa Kendalrejo di Kecamatan Petarukan, rombongan Pemkab juga bergerak menuju Desa Pesantren dan Desa Tasikrejo di Kecamatan Ulujami untuk menyuplai kebutuhan serupa.
Kondisi di Desa Kendalrejo tergolong cukup parah. Kepala Desa Kendalrejo, Titik Iswati, memaparkan bahwa banjir merendam pemukiman di tiga dusun dengan rincian sebagai berikut:
| Wilayah | Jumlah Rumah |
| Dusun 1 | 659 Rumah |
| Dusun 2 (Kambangsari) | 640 Rumah |
| Dusun Kauman | 620 Rumah |
Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 2.200 KK atau sekitar 8.623 jiwa di desa tersebut terdampak oleh luapan air.
Untuk tahap awal, Pemkab Pemalang mendistribusikan bantuan ke Desa Kendalrejo dan Desa Pesantren. Masing-masing desa menerima alokasi bantuan berupa:
-
Beras: 250 kg
-
Mie Instan: 400 pcs
-
Telur: 2 krat


















