PEMALANG — Pemerintah Kabupaten Pemalang menilai langkah pencegahan penyakit harus menjadi benteng utama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas tim pembina fasilitas kesehatan menjadi krusial agar fungsi edukasi di tingkat puskesmas dapat berjalan maksimal.
Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, menyampaikan pesan tersebut di hadapan jajaran Dinas Kesehatan Pemalang saat membuka lokakarya peningkatan kapasitas tim pendamping puskesmas di Hotel Regina, Pemalang, pertengahan minggu ini.
Nurkholes menyebutkan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya diukur dari pengobatan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat paham cara menjaga kesehatan secara mandiri. Pihaknya mendorong Dinkes Pemalang untuk terus mengedepankan program promosi kesehatan secara berkala.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinkes Pemalang, Wiji Mulyati, menegaskan komitmen jajarannya untuk memantapkan pendampingan kepada seluruh puskesmas di wilayahnya. Kegiatan pelatihan tiga hari yang melibatkan 25 pejabat dan staf kunci Dinkes ini menjadi pijakan penting untuk menyelaraskan manajemen puskesmas dengan standar keselamatan pasien dan akreditasi nasional.
Dengan menghadirkan pakar dari pusat dan fasilitator Dinkes Jawa Tengah, Pemkab Pemalang optimistis mutu pelayanan kesehatan di tingkat tapak akan semakin berkualitas dan merata.















