Penyerahan LKPJ Bupati Pemalang 2025, Tahun Transisi Pembangunan dengan Realisasi Pendapatan Capai 100,25 Persen.

  • Bagikan
banner 468x60

PEMALANG – Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pemalang Akhir Tahun Anggaran 2025 digelar di Ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang, Kamis (26/3/2026).

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral dan politik pemerintah daerah kepada masyarakat melalui DPRD sebagai perwakilan rakyat. Menurutnya, forum ini menjadi ruang evaluasi bersama sekaligus refleksi atas perjalanan pembangunan daerah sepanjang tahun 2025.

Example 300x600

Dalam penyampaiannya, Anom menjelaskan bahwa pembangunan Kabupaten Pemalang Tahun 2025 tetap berpedoman pada visi sebelumnya, yaitu “Terwujudnya Kabupaten Pemalang yang Adil, Makmur, Agamis dan Ngangeni” – komitmen moral Pemerintah Kabupaten periode 2021–2026 dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Seiring dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, tahun 2025 menjadi awal babak baru perencanaan pembangunan daerah. Pemerintah mulai menyesuaikan arah kebijakan dengan visi “Pemalang Bercahaya” dan misi “Rhapsodi”, yang fokus pada penguatan fondasi transformasi pembangunan jangka menengah sekaligus menjaga kesinambungan capaian sebelumnya.

“Dengan demikian, tahun 2025 dapat dipandang sebagai masa transisi pembangunan daerah yang menjembatani RPJMD 2021–2026 dengan RPJMD 2025–2029. Prinsip kesinambungan ini penting untuk menjaga stabilitas kebijakan, meningkatkan efektivitas pembangunan serta memperkuat capaian indikator makro daerah,” ujarnya.

Dari sisi kinerja keuangan, realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025 tercatat sebesar Rp2,812 triliun atau mencapai 100,25 persen dari target. Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp523,47 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp2,288 triliun. Sementara itu, realisasi Belanja Daerah mencapai Rp2,789 triliun atau 94,91 persen dari total anggaran, yang mencakup belanja operasi, belanja tidak terduga, serta belanja transfer untuk mendukung berbagai program pembangunan mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dokumen LKPJ secara resmi diserahkan kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Slamet Ramuji dalam kesempatan tersebut.

Sumber: Pemkab Pemalang

banner 325x300
Penulis: AHWEditor: Redaksi LMP News
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *