LMP NEWS | Comal, Pemalang, Jawa Tengah – Sosialisasi peningkatan kesertaan KB pria atau sering disebut Metode Operasi Pria (MOP), sosialisasi ini dilaksanakan di pendopo desa Kandang di hadiri oleh bapak Subhan, SH. Selaku Korlap KB Kec. Comal, Hastuti SKD desa Kandang, Muhtadin Kades desa Kandang, serta di hadiri perangkat dan warga desa kandang khususnya bapak-bapak pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025.
Program Keluarga Berencana (KB) seringkali identik dengan peran perempuan. Namun, keberhasilan program ini sepenuhnya bergantung pada kolaborasi dan tanggung jawab bersama antara suami dan istri. Partisipasi aktif pria dalam KB sangat krusial untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan harmonis. Progran ini bertujuan untuk menjadi panduan dalam melakukan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi pria dalam KB.
Partisipasi pria dalam KB bukan hanya soal “tugas” tetapi juga tentang manfaat yang luas bagi seluruh anggota keluarga dan masyarakat.
Penyuluhan peningkatan kesertaan KB pria bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana (KB), khususnya dalam penggunaan metode kontrasepsi pria seperti kondom dan vasektomi. Kegiatan ini dilakukan melalui berbagai cara, termasuk penyuluhan, sosialisasi, dan kampanye, untuk meningkatkan kesadaran pria tentang pentingnya peran mereka dalam keluarga berencana.
Tujuan umum program ini yaitu meningkatkan kesadaran dan pemahaman pria tentang berbagai metode kontrasepsi pria. Dalam meningkatkan kesertaan pria dalam penggunaan kontrasepsi, baik secara langsung maupun tidak langsung (mendukung pasangan). Menciptakan keluarga yang sehat dan harmonis melalui perencanaan kehamilan yang baik.
Adapun tujuan khusus sosialisasi ini yaitu untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat tentang metode kontrasepsi pria (kondom dan vasektomi).
Mengatasi mitos dan miskonsepsi terkait KB pria, khususnya vasektomi.
Meningkatkan komitmen pria dalam mendukung program KB.
Sosialisasi ini untuk mendorong pria guna memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Adapun berbagai stategi penyuluhan atau Advokasi yaitu memberikan informasi dan edukasi tentang KB pria melalui berbagai media dan forum.
Sosialisasi ini memberikan informasi tentang program KB pria kepada masyarakat luas. Tutur Subhan PLKB Kec. Comal.
Pentingnya Keterlibatan pria dalam KB dapat membantu pasangan dalam menentukan pilihan kontrasepsi yang tepat.
Pria dapat berperan aktif dalam mendukung program KB, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Keterlibatan pria dalam KB dapat meningkatkan kesehatan reproduksi keluarga dan kualitas hidup. Tantangan secara sudut pandang bisa dianggap
Mitos dan miskonsepsi tentang KB pria, terutama vasektomi, masih menjadi tantangan.
Ketersediaan layanan kontrasepsi pria yang terbatas dibandingkan dengan kontrasepsi wanita.
Kurangnya kesadaran dan pemahaman pria tentang pentingnya KB. Penyuluhan peningkatan kesertaan KB pria merupakan upaya penting untuk mencapai tujuan program KB nasional. Dengan meningkatkan pemahaman dan partisipasi pria, diharapkan dapat tercipta keluarga yang lebih sehat dan sejahtera.


















