LMP News|Grobogan, Jawa Tengah — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi tenaga kerja atau buruh pabrik rokok.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Sub Kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat di Kabupaten Grobogan.
Pelatihan yang berlangsung pada hari Senin, 23 Juni 2025, ini berlokasi di Hotel Grand Master Purwodadi.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Provinsi Jawa Tengah, Bapak Adi Prayitno, SH, M. Kn., beserta jajarannya.
Bapak Adi Prayitno, SH., M. Kn., merupakan Sebagai Alumni’ Lemhanas Tahun 2021 dan Alumni bela negara Kemhan 2022
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas SDM tenaga kerja atau buruh pabrik rokok di Kabupaten Grobogan.
Dengan demikian, diharapkan mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi pembangunan industri di daerah tersebut.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan dalam memberdayakan industri dan masyarakat setempat.
Dengan adanya pelatihan seperti ini, diharapkan industri rokok di Kabupaten Grobogan dapat semakin berkembang dan bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan, Pradana Setyawan, S.PT, MP., menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga kerja atau buruh pabrik rokok.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tenaga kerja atau buruh pabrik rokok dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi pembangunan industri di Kabupaten Grobogan,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Adi Prayitno, sebagai narasumber dalam pelatihan ini, menyampaikan materi tentang kepemimpinan dan motivasi.
“Kepemimpinan dan motivasi sangat penting dalam meningkatkan kualitas SDM tenaga kerja atau buruh pabrik rokok,” katanya.
“Dengan memiliki kemampuan kepemimpinan dan motivasi yang baik, tenaga kerja atau buruh pabrik rokok dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi pembangunan industri di Kabupaten Grobogan,” tambahnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan tenaga kerja atau buruh pabrik rokok di Kabupaten Grobogan. Mereka sangat antusias mengikuti pelatihan ini dan berharap dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya.
Dengan adanya pelatihan seperti ini, diharapkan industri rokok di Kabupaten Grobogan dapat semakin berkembang dan bersaing di tingkat regional maupun nasional. (Farras)


















