LMP News|Surabaya, Jawa Timur — Taman Kanak Kanak Aisyiyah 05 Surabaya menggelar kegiatan pembagia n Buku Laporan Perkembangan (BLP) siswa di ruang kelas masing-masing pada Jumat, 20 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi agenda akhir tahun pelajaran dan juga sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi antara guru dan wali murid.
Kepala TK Aisyiyah 05 Surabaya, Anik Hariati SThI, menyampaikan bahwa akhir bulan Juni menjadi penanda berakhirnya kegiatan belajar mengajar tahun pelajaran 2024–2025. Meskipun jadwal padat, para guru tetap menyiapkan pembagian BLP dengan cermat.
Momen Dialog antara Guru dan Wali Murid
Anik menjelaskan bahwa pembagian BLP ini tidak hanya menyampaikan laporan perkembangan anak, tetapi juga menjadi kesempatan bagi wali murid untuk berdialog langsung dengan guru. “Pembagian BLP ini tidak hanya menyampaikan laporan perkembangan anak, tapi juga menjadi kesempatan wali murid untuk berdialog langsung dengan guru. Mereka bebas mengutarakan isi hati dan menanyakan perkembangan belajar serta perilaku anak-anak selama di sekolah,” ungkap Anik.
Pesan Haru dari Guru
Sementara itu, Ribut Rahayu SPd, guru kelas Umar bin Khattab, menyampaikan pesan haru kepada para wali murid. “Sebelum pembagian BLP, kami secara simbolis menyerahkan kembali anak-anak kepada orang tua sebagai tanda bahwa mereka telah menyelesaikan satu fase penting dan siap melangkah ke jenjang berikutnya,” katanya.
Ribut juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga keberlanjutan pendidikan karakter anak di rumah. “Titip anak-anak njih, Ma! Mohon dijaga hafalannya, jangan dilonggarkan penggunaan gadget-nya. Ajak mereka berbicara sepulang sekolah atau sebelum tidur agar kedekatan anak dan orang tua terus terjalin. Itu akan menumbuhkan rasa percaya diri mereka,” pesannya dengan mata berkaca-kaca.
Momen Berkesan bagi Siswa
Momen pembagian BLP ini juga dirasakan penuh makna oleh para siswa. Salah satunya, Maliq, murid kelompok Umar, mengatakan bahwa dirinya senang bisa naik ke kelas 1, tapi juga sedih harus meninggalkan Ibu Guru di TK Aisyiyah 05 Surabaya. “Insyaallah, kalau ada waktu, kita bisa berjumpa lagi,” ujarnya.
Komitmen untuk Meningkatkan Kualitas Layanan
Di akhir kegiatan, Anik berharap komunikasi yang terbuka antara guru dan wali murid terus terjalin. “Masukan dari orang tua, baik berupa kritik maupun saran, sangat kami butuhkan sebagai bahan evaluasi demi meningkatkan kualitas layanan kami sebagai mitra pendidikan anak,” pungkasnya.
Dengan demikian, kegiatan pembagian BLP di TK Aisyiyah 05 Surabaya menjadi momen yang sangat berharga bagi semua pihak, baik guru, wali murid, maupun siswa. (FP)


















