Kecelakaan truk pembawa besi lepas kontrol, muatan menimpa mobil pribadi dengan tragis.

  • Bagikan
banner 468x60

LMP NEWS | BATANG – Pemandangan mengerikan terlihat di ruas Tol Batang-Semarang KM 354 Jalur A, Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Minggu (4/1/2026) siang. Sebuah mobil minibus Toyota Rocky tampak ringsek parah—hampir tak berbentuk—setelah tertimpa muatan besi beton bertonase besar yang jatuh dari truk trailer.

Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 10.22 WIB ini melibatkan truk trailer bernomor polisi L 8524 UN, sebuah Toyota Rocky, dan sedan Mercedes-Benz. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Example 300x600

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi Toyota Rocky menjadi yang paling parah. Bagian atap dan bodi samping mobil tersebut remuk tertekan bobot besi yang tumpah dari truk di depannya. Benturan keras membuat ruang kabin penumpang menyempit drastis, menyulitkan proses evakuasi korban yang terjepit di dalamnya.

Sementara itu, sedan Mercedes-Benz yang juga terlibat dalam insiden tersebut mengalami kerusakan cukup berat di bagian depan dan bodi, namun struktur kabin pengemudi masih relatif utuh sehingga pengemudinya dilaporkan selamat.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes M Pratama Adhyasastra, yang meninjau langsung lokasi kejadian mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika truk trailer melaju dari arah Jakarta menuju Semarang.

Truk tersebut diduga mengalami masalah teknis hingga melaju tak terkendali (out of control).

“Tadi informasinya setir truk tidak berfungsi. Kendaraan out of control, muatan besi terlepas dan mengenai dua kendaraan di belakangnya yang tidak sempat menghindar,” jelas Kombes Pratama.

Akibat kejadian ini, sopir truk berpelat L 8524 UN tersebut telah diamankan ke Mako Satlantas Polres Batang untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti, apakah murni masalah teknis atau ada unsur kelalaian.

Proses evakuasi korban dan bangkai kendaraan berlangsung alot. Petugas gabungan harus mengerahkan alat berat untuk mengangkat besi-besi yang menimpa mobil sebelum bisa mengeluarkan para korban.

Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, menyebutkan bahwa total ada enam korban yang dievakuasi ke RSUD Batang. “Satu orang meninggal dunia di TKP akibat luka berat, dua luka berat, dan tiga luka ringan,” ujarnya.

Insiden ini sempat memicu kemacetan panjang hingga 3 kilometer di jalur A arah Semarang karena proses evakuasi dan pembersihan material besi memakan waktu hingga tujuh jam.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengusaha dan pengemudi angkutan barang untuk memperketat pengecekan kelaikan jalan kendaraan (KIR) serta keamanan ikatan muatan (lashing) agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

Sumber: Team CMI News

banner 325x300
Penulis: TeamEditor: Redaksi LMP News
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *