LMP NEWS|Magelang, Jawa Tengah — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, melakukan kunjungan kerja ke perusahaan pengolahan daging PT Toros Farm Indonesia yang terletak di Dusun Tegalsari, Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, pada Minggu (6/7/2025). Perusahaan yang berada di bawah naungan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah ini menjadi perhatian khusus bagi Taj Yasin karena fokusnya pada produksi daging halal yang berkualitas.
Dalam kunjungannya, Taj Yasin ingin melihat secara langsung proses pengolahan daging yang berstandar halal, mulai dari tahap budidaya di peternakan hingga pemasaran produk jadi. Ia didampingi oleh beberapa pejabat terkait dalam rangka memastikan kualitas dan keamanan produk daging yang dihasilkan oleh PT Toros Farm Indonesia.
Menurut Taj Yasin, kerjasama antara pemerintah provinsi Jawa Tengah dengan Bank Indonesia (BI) dan Pondok Pesantren Sulaimaniyah dalam mendorong wisata halal menjadi salah satu latar belakang kunjungannya ke PT Toros Farm. Ia ingin memastikan bagaimana produksi daging halal dilakukan dan bagaimana produk tersebut dapat menjadi bagian dari program pariwisata halal yang sedang dikembangkan.
PT Toros Farm Indonesia saat ini fokus pada pengolahan daging beku dari berbagai jenis hewan seperti sapi, kambing, dan ayam. Selain itu, perusahaan tersebut juga tengah mengembangkan berbagai jenis makanan olahan, salah satunya adalah sosis. Taj Yasin menambahkan bahwa produk-produk tersebut telah mendapatkan sertifikasi halal yang diakui, sehingga aman dan halal untuk dikonsumsi oleh masyarakat muslim.
Ini bukan pertama kalinya Taj Yasin mengunjungi PT Toros Farm. Pada tahun 2022 lalu, ia telah melakukan kunjungan ke perusahaan yang sama dan melihat progres yang signifikan dalam produksi daging beku. Kuantitas produksi yang meningkat menjadi salah satu indikator kemajuan yang dicapai oleh PT Toros Farm dalam dua tahun terakhir.
Taj Yasin mengungkapkan kekagumannya atas kemajuan yang telah dicapai oleh PT Toros Farm dan berencana untuk terus mendukung pengembangan produk daging halal di Jawa Tengah. Ia berharap produk daging beku halal dari PT Toros Farm tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Tengah tetapi juga dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
“Alhamdulillah dari dua tahun yang lalu, saat ini sudah melimpah. Sudah lebih baik lagi,” ungkap Taj Yasin mengenai peningkatan produksi di PT Toros Farm. Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan produk halal untuk menjamin ketersediaan makanan yang aman dan sesuai dengan syariat Islam bagi masyarakat muslim di Indonesia.
Selain itu, Taj Yasin juga mengapresiasi upaya PT Toros Farm dalam memberdayakan para peternak lokal di sekitar pabrik. Perusahaan tersebut tidak hanya memproduksi daging halal berkualitas tetapi juga berbagi pengetahuan dan teknologi dengan peternak lokal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi peternakan.
Dengan perkembangan seperti ini, Taj Yasin optimis bahwa produk daging halal dari PT Toros Farm dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mengembangkan produk halal yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. Dukungan pemerintah provinsi Jawa Tengah terhadap pengembangan produk halal diyakini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi produk yang halal dan berkualitas.
Dalam jangka panjang, pengembangan produk halal ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan ekonomi syariah di Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan. Dengan demikian, produk halal tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat muslim tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yang majemuk. (Team)


















