Bupati Pemalang Siap Tindaklanjuti Arahan Menteri LH, Targetkan Bebas Kota Kotor di Adipura 2025

  • Bagikan
Bupati Pemalang Siap Tindaklanjuti Arahan Menteri LH, Targetkan Bebas Kota Kotor di Adipura 2025
Bupati Pemalang Siap Tindaklanjuti Arahan Menteri LH, Targetkan Bebas Kota Kotor di Adipura 2025
banner 468x60

Jakarta – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemalang Wiji Mulyati menghadiri pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta pada Senin, 4 Agustus 2025. Pertemuan tersebut membahas kebijakan terbaru dalam pelaksanaan program Adipura 2025.

Dalam arahannya, Menteri Hanif Faisol menekankan bahwa pengelolaan sampah sekarang menjadi indikator utama dalam penilaian Adipura. Salah satu syarat mutlak adalah tidak adanya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di wilayah kabupaten/kota.

Example 300x600

“Kalau prasyarat tidak dipenuhi, maka tim tidak akan melakukan penilaian Adipura. Pertama adalah tidak ada lagi TPS liar,” tegas Menteri Hanif.

Menanggapi hal itu, Bupati Anom menyatakan kesiapan Pemkab Pemalang untuk mengikuti kebijakan baru tersebut. Ia menjelaskan, saat ini paradigma Adipura telah berubah. Tidak seperti sebelumnya, kini penilaian sangat konkret terhadap masalah pengelolaan sampah, mulai dari hulu hingga ke hilir.

“Salah satu kriteria utama Adipura adalah keberadaan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang hanya menampung residu dan tidak menggunakan sistem open dumping,” jelas Anom.

Lebih lanjut, Anom menuturkan, Pemalang sudah mulai menerapkan konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Roadmap pengelolaan sampah menuju target 100% terkelola pada 2029 telah disiapkan.

“Semua berawal dari rumah tangga. Jika masyarakat mampu memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya, maka ini akan menjadi poin penting dalam penilaian Adipura,” tambahnya.

Meski belum menargetkan penghargaan Adipura maupun Adipura Kencana dalam waktu dekat, Bupati Anom berharap Pemalang dapat keluar dari kategori kota kotor.

“Target kita realistis dulu, jangan sampai Pemalang dicap sebagai kota kotor. Itu bisa terjadi kalau masih ada TPS liar dan masyarakat membuang sampah sembarangan. Kesadaran masyarakat adalah kunci,” ungkapnya.

Dengan komitmen penuh dan dukungan masyarakat, Pemkab Pemalang berupaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai pondasi menuju Pemalang yang berdaya saing.

banner 325x300
Editor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *