Bupati Anom: Pemkab Pemalang Bertekad Meningkatkan PAD dan Mengelola Sampah dengan Efektif

  • Bagikan
IMG 20250707 WA0103
banner 468x60

LMP NEWS|Pemalang — Pemerintah Kabupaten Pemalang terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai strategi yang telah dilaksanakan. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memaparkan beberapa langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Pemalang dalam meningkatkan PAD pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Pemalang.

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Paripurna pada Senin (7/7/2025) tersebut membahas tentang Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pemalang, Pelaksanaan APBD Kabupaten Pemalang, dan Penyampaian Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pemalang T.A 2024.

Example 300x600

Dalam paparannya, Bupati Anom menyampaikan lima strategi peningkatan PAD yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Pertama, Pemkab Pemalang melakukan peningkatan pemungutan Pajak Daerah melalui pemutahiran data dan peningkatan kemudahan pembayaran pajak. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak.

Kedua, Pemkab Pemalang meningkatkan sinergitas dalam rangka pemungutan pajak daerah dalam pengelolaan opsen. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak.

Ketiga, Pemkab Pemalang menyusun kajian potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah secara berkala sehingga data potensinya dapat diupdate. Hal ini dilakukan untuk mengetahui potensi pendapatan daerah yang belum tergali.

Keempat, Pemkab Pemalang menerapkan kebijakan relaksasi pajak, berupa pemberian keringanan atau pengurangan pajak dan pembebasan denda PBB-P2. Hal ini merupakan strategi untuk menarik wajib pajak melunasi kewajiban pajak yang belum dibayarkan pada masa sebelumnya.

Kelima, Pemkab Pemalang mengembangkan digitalisasi pajak daerah dan retribusi daerah guna mendukung pencapaian target. Dengan digitalisasi, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemungutan pajak.

Selain membahas tentang peningkatan PAD, rapat paripurna tersebut juga membahas tentang permasalahan sampah di Kabupaten Pemalang. Sebagian besar Fraksi memberikan fokus yang mendalam terhadap permasalahan sampah dan meminta Pemkab Pemalang untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menangani masalah tersebut.

Bupati Anom memaparkan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah untuk menangani masalah sampah. Pertama, Pemkab Pemalang melakukan pengangkutan sampah dari TPS ke TPA darurat dan melakukan pemrosesan akhir sampah di TPA darurat dengan metode Controlled Landfill.

Kedua, Pemkab Pemalang menyusun Master Plan (Roadmap) Rencana Aksi Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah untuk jangka pendek (1-2 tahun), jangka menengah (5 tahun), dan jangka Panjang (10 tahun) bekerjasama dengan Perguruan Tinggi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui strategi dan langkah-langkah yang efektif dalam menangani masalah sampah.

Ketiga, Pemkab Pemalang menerapkan inovasi Teknologi Termal yaitu pengadaan alat Incinerator Motah untuk 2 tempat yaitu di TPS Kebondalem dan TPS Sugihwaras. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kabupaten Pemalang.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemkab Pemalang, diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menangani masalah sampah di Kabupaten Pemalang secara efektif. (FP)***

banner 325x300
Penulis: FPEditor: Redaksi LMP News
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *