LMP News|Pemalang – Warga Dusun Sidomulyo, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tengah berjuang keras untuk memperbaiki akses jalan utama yang rusak parah akibat banjir rob. Banjir yang kerap terjadi akibat luapan air laut ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada jalan desa, sehingga mobilitas warga terganggu dan akses pendidikan bagi anak-anak menjadi sulit.
Dalam Sesi wawancara dengan Awak Media, Wahyudi, seorang tokoh pemuda setempat, mengungkapkan betapa pentingnya perbaikan jalan tersebut bagi kelancaran aktivitas sehari-hari warga. Menurutnya, warga Dusun Sidomulyo telah lama menjadi korban banjir langganan luapan air laut yang tak kunjung ada perhatian dari pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Kami warga dari beberapa yang tinggal di pesisir berasa belum merdeka,” kata Wahyudi, yang juga sebagai dewan penasehat Organisasi Kemasyarakatan Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Pemalang. “Kami berhak hidup layak dan memiliki infrastruktur yang memadai. Demi kepentingan serta keberlangsungan hidup masyarakat, kami sampai rela mengemis demi memperbaiki jalan ini secara swadaya,” ungkapnya.
Wahyudi menjelaskan bahwa upaya perbaikan jalan secara swadaya ini melibatkan pengumpulan dana dari masyarakat sekitar hingga mencari donasi dari berbagai pihak. “Kami berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera memberikan perhatian serius terhadap permasalahan banjir rob yang melanda desa kami dan mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak,” harapnya.
Ia menekankan bahwa perbaikan jalan bukan hanya sekadar memulihkan aksesibilitas, tetapi juga merupakan upaya untuk menyelamatkan masa depan dan kesejahteraan warga Dusun Sidomulyo. “Kami berharap pemerintah segera bertindak. Kami ingin menyelamatkan tanah kelahiran kami agar tetap layak huni dan anak cucu kami bisa hidup dengan nyaman di sini,” ucapnya.
Kisah perjuangan warga Dusun Sidomulyo ini menjadi cerminan betapa mendesaknya penanganan masalah banjir rob dan dampaknya terhadap infrastruktur di wilayah pesisir. Semoga pemerintah dapat segera memberikan perhatian serius terhadap permasalahan ini dan mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak.


















