LMP NEWS | Pemalang, Jawa Tengah – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Press Release telah mengingatkan masyarakat tentang potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi pada periode 4-10 Desember 2025. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan risiko bagi keselamatan. (04/12/20025)
Masyarakat dihimbau untuk melakukan beberapa hal sebagai upaya antisipasi, antara lain:
1. Mewaspadai potensi bencana seperti banjir, banjir bandang, dan longsor dengan menjauhi bantaran sungai serta menghindari aktivitas di lereng rawan longsor.
2. Tidak beraktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan yang disertai kilat/petir dan angin kencang, serta menghindari tempat-tempat terbuka, pohon besar, baliho, atau tiang listrik yang berpotensi roboh.
3. Melakukan upaya pencegahan dan mitigasi, serta meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah dan mengurangi dampak yang ditimbulkan.
Selain itu, berdasarkan informasi tambahan dari BMKG, potensi cuaca ekstrem ini terjadi akibat gangguan atmosfer yang meningkatkan pembentukan awan konvektif, dengan wilayah yang perlu diwaspadai meliputi sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, dan daerah lainnya. Masyarakat disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil tindakan segera apabila terjadi situasi darurat.
Sumber: Press Release BMKGP
Penulis: AHW


















