Mojo Terendam: Dampak Banjir Januari 2025 di Pemalang

  • Bagikan
Mojo Terendam: Dampak Banjir Januari 2025 di Pemalang
banner 468x60

Pemalang, Jawa Tengah – Curah hujan tinggi pada penghujung Januari 2025 memicu bencana banjir di beberapa desa di Kabupaten Pemalang, tak terkecuali Desa Mojo, Kecamatan Ulujami. Desa pesisir utara ini sempat lumpuh akibat terendam banjir, meninggalkan dampak signifikan bagi warganya.

Kepala Dusun 4 Karangsambung, Iwan Burhanuddin, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi pada Selasa, 21 Januari 2025, merendam dua dusun sekaligus: Dusun Sigedang dan Dusun Karangsambung. Skala dampak banjir ini cukup luas, dengan rincian sebagai berikut:

Example 300x600
  • 856 unit rumah terendam, memengaruhi sekitar 1.171 Kepala Keluarga (KK) atau total 3.557 jiwa.
  • Infrastruktur vital juga tak luput. Sebanyak 2 kilometer jalan kabupaten dan 5 kilometer jalan desa ikut terendam air.
  • Beberapa bangunan penting, seperti gedung Koperasi Perikanan Darat (KPD) dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mojo, juga tidak luput dari rendaman banjir.
  • Yang paling krusial, lima titik tanggul di sepanjang Sungai Comal mengalami kerusakan dan erosi parah akibat luapan air sungai. Kerusakan tanggul ini memperparah kondisi karena air meluber hingga ke pemukiman warga dan area tambak.

Air banjir mulai surut secara bertahap pada Sabtu, 25 Januari 2025. Merespons kondisi darurat ini, Pemerintah Desa Mojo sigap mendirikan dapur umum di Dusun 3 Sigedang. Bantuan logistik berupa 1.500 bungkus nasi siap saji juga didistribusikan kepada warga terdampak selama satu hari.

Hingga Kamis, 30 Januari 2025, kondisi banjir di Desa Mojo dilaporkan sudah mulai surut dan kembali ke skala normal. Meskipun demikian, upaya pemulihan dan mitigasi ke depan menjadi fokus utama. Iwan Burhanuddin menyatakan bahwa Pemerintah Desa akan berupaya keras untuk memperbaiki titik-titik tanggul yang rusak agar dinormalisasi kembali.

Bantuan dari berbagai pihak juga mulai mengalir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang telah menyalurkan bantuan berupa karung, sementara Desa Mojo menyediakan tanah untuk meninggikan tanggul. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi intensitas limpasan air dan ancaman banjir rob di masa mendatang, demi memastikan keamanan pemukiman warga.

banner 325x300
Editor: Heri AW
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *