Semarang, Jawa Tengah – Dr. Noor Faizah Maenofie, atau yang akrab disapa Dr. Nofie, istri dari Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, kini resmi mengemban amanah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang. Bersama dengan para Ketua TP. PKK dari kabupaten/kota lain se-Jawa Tengah, Dr. Nofie dilantik oleh Ketua TP. PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Semarang pada Senin (24/2/2025).
Usai pelantikan, Dr. Nofie menegaskan komitmennya untuk fokus pada sejumlah permasalahan krusial di Jawa Tengah, khususnya di Pemalang. Ia menyoroti arahan dari Ketua TP. PKK Provinsi Jateng yang menekankan pentingnya memerangi stunting, kemiskinan ekstrem, dan tingginya angka kekerasan pada anak dan perempuan. “Angka stunting di Jawa Tengah masih di atas 20,7%, kemudian angka kemiskinan ekstrem masih tinggi, serta angka-angka kekerasan pada anak dan perempuan juga masih tinggi dan menjadi PR kita,” papar Dr. Nofie.
Mengacu pada arahan Bupati Anom, Dr. Nofie bertekad melaksanakan program-program PKK yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pemalang. Ia menekankan bahwa kegiatan PKK tidak sekadar “ubyang ubyung” atau sekadar meramaikan acara OPD, tetapi harus benar-benar bisa memberikan dampak positif. “Saya berharap dengan kegiatan PKK ini Kabupaten Pemalang dapat lebih bagus dan naik tingkat bisa sepadan dengan kabupaten di sekitarnya dan tidak menjadi ‘underdog’ untuk wilayah Jawa Tengah,” harapnya.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, menyambut baik kepemimpinan Dr. Nofie. Ia mengusulkan agar PKK Kabupaten Pemalang dapat mengadopsi program “ketuk pintu” yang digagas oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Program ini memungkinkan PKK untuk langsung mendatangi desa-desa guna mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya di bidang kesehatan. “Tadi sudah dijelaskan Bapak Wakil Gubernur Jawa Tengah, program yang menyentuh sekali adalah program ketuk pintu di mana pada program spesialis itu akan mendatangi persoalan-persoalan kesehatan di desa-desa, mungkin ini bisa kita terapkan di Pemalang,” terang Nurkholes.
Lebih lanjut, Nurkholes menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan pemerintah dalam menangani masalah pengelolaan sampah, stunting, dan anak tidak sekolah. Ia optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Dr. Nofie, PKK Kabupaten Pemalang akan semakin maju dan efektif, terutama dengan pengalaman Dr. Nofie sebagai dokter yang dapat mengimplementasikan program-program kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Sekda Jateng Sumarno, serta perwakilan organisasi Persit dan Bhayangkari.


















