Sinergi TNI dan Pemkab Pemalang: Bangun Talud Desa Klareyan Senilai Ratusan Juta

  • Bagikan
Sinergi TNI dan Pemkab Pemalang: Bangun Talud Desa Klareyan Senilai Ratusan Juta
Sinergi TNI dan Pemkab Pemalang: Bangun Talud Desa Klareyan Senilai Ratusan Juta
banner 468x60

PEMALANG – Semangat gotong royong antara TNI dan Pemerintah Daerah kembali mewujud nyata di Kabupaten Pemalang. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026, sebuah talud jalan sepanjang 801 meter siap dibangun di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, dengan total anggaran mencapai ratusan juta rupiah.

Program strategis ini resmi dimulai setelah Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Muhammad Arif, menandatangani berita acara serah terima pelaksanaan di Balai Desa Klareyan, Rabu (22/4/2026).

Example 300x600

Bupati Anom menegaskan bahwa TMMD merupakan bukti nyata sinergi lintas sektoral untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tingkat desa. Pembangunan talud ini dinilai krusial karena berfungsi menjaga ketahanan badan jalan dari potensi longsor dan kerusakan akibat cuaca.

“Keberhasilan TMMD sangat bergantung pada semangat gotong royong dan kerja sama dari seluruh unsur. Kita ingin desa-desa di Kabupaten Pemalang semakin maju melalui infrastruktur yang mantap,” ujar Bupati Anom dalam sambutannya.

Keberlanjutan proyek ini didukung oleh kolaborasi pendanaan yang solid. Pemerintah Kabupaten Pemalang mengalokasikan anggaran sebesar Rp225 juta melalui bantuan keuangan kepada pemerintah desa. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memperkuat program ini dengan dukungan anggaran senilai Rp246 juta.

Pembangunan fisik talud sepanjang 801 meter ini diharapkan rampung dalam kurun waktu 30 hari, yakni hingga 21 Mei 2026. Dengan akses jalan yang lebih kokoh, mobilitas ekonomi warga Klareyan diprediksi akan semakin lancar, aman, dan nyaman.

Selain fokus pada infrastruktur jalan, dalam seremoni pembukaan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada salah satu warga bernama Sardi. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi TNI dan Pemkab tidak hanya menyasar fasilitas umum, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang, kepala perangkat daerah, serta unsur Forkopimcam Petarukan yang berkomitmen mengawal pelaksanaan TMMD hingga tuntas.

banner 325x300
Penulis: Heri AWEditor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *