PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Kodim 0711/Pemalang resmi meluncurkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Berpusat di Dusun Kemamang, Desa Surajaya, program ini menyasar pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 1,3 kilometer hingga bedah rumah warga.
Dalam upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Dusun Kemamang, Selasa (10/2/2026), Bupati Pemalang, Anom, menegaskan bahwa TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Fokus utama kali ini adalah pengaspalan ulang jalan sepanjang 1.362 meter dengan lebar 2,8 meter, serta pembangunan dua titik talud untuk memperkokoh struktur tanah.
Selain akses jalan, program ini juga menyentuh aspek hunian layak. Bupati Anom secara simbolis menyerahkan bantuan bedah rumah (RTLH) dari Baznas kepada Ibu Carwiti, warga setempat yang menjadi penerima manfaat.
“TMMD ini menjadi bentuk nyata dari kemanunggalan TNI untuk rakyat yang tidak bisa ditawar-tawar. Siapa yang mengganggu kemanunggalan ini, TNI bersama rakyat memiliki kekuatan untuk melawannya,” tegas Bupati Anom.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, menjelaskan bahwa operasi TMMD ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Ia optimis seluruh target fisik maupun non-fisik dapat rampung tepat waktu.
“Selama 30 hari ke depan, selain infrastruktur, kami juga fokus pada pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan,” ujar Letkol Arif.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini tidak hanya soal semen dan batu. TNI juga menggandeng berbagai instansi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, di antaranya:
-
Wawasan Kebangsaan: Bela negara dan sosialisasi penerimaan prajurit TNI.
-
Kesehatan: Penyuluhan stunting dan pelayanan KB.
-
Keamanan & Hukum: Sosialisasi penyalahgunaan narkoba dan Kamtibmas.
-
Lingkungan & Ekonomi: Penyuluhan sampah rumah tangga, pertanian, hingga penanganan bencana alam.


















