PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengimbau para pendaki Gunung Slamet via jalur Dipajaya, Kecamatan Pulosari, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan perlengkapan pendakian secara matang. Hal ini ditegaskan menyusul insiden hilangnya seorang pendaki asal Magelang yang hingga kini masih dalam proses pencarian.
“Mudah-mudahan ada atensi dari semua pihak, peralatan, perlengkapan, dan teknologi yang bisa kita tetapkan di sini sehingga bisa menjamin keselamatan bagi para pendaki Gunung Slamet,” ujar Anom saat meninjau Basecamp Dipajaya bersama jajaran Forkopimda, Kamis (1/1/2026).
Insiden bermula saat dua pendaki, Syafiq Ridhan Ali Razan dan Himawan Choidar Bahran, melakukan registrasi pendakian tektok (pendakian cepat tanpa menginap) pada Sabtu (27/12/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Keduanya dijadwalkan kembali pada Minggu sore, namun tak kunjung tiba di basecamp.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran dan berhasil menemukan Himawan di sekitar Pos 9 pada Senin (29/12/2025) pagi dalam kondisi cedera kaki. Namun, rekannya, Syafiq Ridhan Ali Razan, dilaporkan terpisah karena mencoba mencari bantuan dan hingga saat ini belum ditemukan.
Dalam kunjungan tersebut, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif turut memberikan apresiasi dan semangat kepada tim relawan yang terus bekerja keras di lapangan. Ia berharap proses pencarian segera membuahkan hasil.
“Terima kasih kepada tim relawan, jangan putus semangat. Kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa, mudah-mudahan segera diberikan jawaban yang terbaik dan Mas Ali ditemukan dalam kondisi sehat,” ucap Dandim.
Tinjauan yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Kapolres, dan Kajari Pemalang ini menjadi momentum evaluasi standar operasional prosedur (SOP) pendakian di jalur Dipajaya. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kesiapan fisik dan kelengkapan peralatan bagi pendaki, terutama bagi mereka yang memilih metode pendakian tektok yang memiliki risiko kelelahan lebih tinggi.
Saat ini, Himawan telah mendapatkan perawatan medis dari tim kesehatan, sementara operasi SAR untuk menemukan Syafiq masih terus dioptimalkan di area jalur pendakian Gunung Slamet.


















